Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru sekolah dasar terhadap pemanfaatan permainan tradisional Gobak Sodor dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 12 guru di salah satu sekolah dasar negeri di Kota Bekasi yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui angket berbasis Google Form dengan skala Likert yang terdiri dari 15 butir pernyataan. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap pemanfaatan Gobak Sodor sebagai media pembelajaran. Permainan ini dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan keaktifan dan antusiasme siswa, serta mudah diterapkan dalam pembelajaran. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu, sedangkan faktor fasilitas dan pengelolaan kelas tidak menjadi hambatan. Selain itu, guru juga menunjukkan minat dan kesiapan yang tinggi untuk menggunakan Gobak Sodor serta mendukung pelestarian permainan tradisional dalam pembelajaran. Dengan demikian, Gobak Sodor memiliki potensi sebagai media pembelajaran yang efektif, inovatif, dan kontekstual di sekolah dasar.
Copyrights © 2026