Noor Kuseri Sports Center merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyewaan peralatan fitness. Permasalahan yang dihadapi adalah proses perekrutan trainer yang masih dilakukan secara subjektif dan belum menggunakan metode yang terstruktur, sehingga menyulitkan dalam menentukan kandidat terbaik secara objektif. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat agar tetap dapat berolahraga di rumah, Noor Kuseri Sports Center berupaya menambah jumlah trainer yang kompeten. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam penunjang keputusan perekrutan trainer pada Noor Kuseri Sports Center. Metode AHP digunakan untuk membantu proses pengambilan keputusan secara lebih sistematis dan objektif berdasarkan beberapa kriteria, yaitu sertifikasi, pengalaman, postur tubuh, dan umur. Alternatif yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 5 kandidat calon trainer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode AHP mampu menghasilkan perangkingan kandidat trainer berdasarkan nilai bobot prioritas. Kandidat dengan nilai tertinggi adalah Igas dengan bobot 0,4218, diikuti Jhony dengan bobot 0,3131 dan Tony dengan bobot 0,2222. Dengan demikian, implementasi metode AHP dalam penunjang keputusan perekrutan trainer dapat membantu Noor Kuseri Sports Center dalam menentukan trainer terbaik sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan secara lebih efektif, objektif, dan terstruktur.Kata kunci: AHP, Perekrutan Trainer, Perangkingan, Keputusan
Copyrights © 2026