This community service activity was motivated by the limited use of digital technology by the leadership of the Karangrejo Muhammadiyah Branch (PRM) in conveying Islamic da’wah in the Industry 4.0 era. The objective of this activity is to enhance the understanding and skills of Muhammadiyah leaders in utilizing the Instagram platform as an effective medium for da’wah. The method used was a participatory approach through several stages, namely an initial meeting with partners, mapping of digital da’wah needs, training and creation of digital content, as well as guidance on the implementation of Instagram as a medium for da’wah. The results of the activity showed a significant improvement in participants’ skills, marked by an increase in the average score from 70.1 to 82.42, or an increase of 17.57%. Additionally, this activity produced 27 da’wah feed posts and 3 short religious lecture videos published via Instagram. The conclusion of the activity indicates that the community service program was able to enhance the capacity of the PRM Karangrejo leadership in managing digital-based da’wah and in creating da’wah media that is more adaptive and relevant to contemporary developments. ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan teknologi digital oleh pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Karangrejo dalam menyampaikan dakwah Islam di era Industri 4.0. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus Muhammadiyah dalam memanfaatkan platform Instagram sebagai media dakwah yang efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu pertemuan awal dengan mitra, pemetaan kebutuhan dakwah digital, pelatihan dan pembuatan konten digital, serta pendampingan implementasi penggunaan Instagram sebagai media dakwah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 70,1 menjadi 82,42 atau meningkat sebesar 17,57%. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan 27 konten feed dakwah dan 3 video pendek pengajian yang dipublikasikan melalui Instagram. Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa program pengabdian mampu meningkatkan kapasitas pengurus PRM Karangrejo dalam mengelola dakwah berbasis digital serta membentuk media dakwah yang lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Copyrights © 2026