Isolasi sosial merupakan salah satu gejala negatif skizofrenia dimana pasien mengalami kondisi menyendiri dan perasaan segan terhadap orang lain sebagai sesuatu yang negatif atau keadaan yang mengancam. Terapi generalis merupakan intervensi nonfarmakologis yang dapat meningkatkan keterampilan sosial melalui pendekatan sistematis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi generalis terhadap peningkatan keterampilan sosial pada penderita skizofrenia dengan isolasi sosial di PSBL Harapan Sentosa 2. Metode penelitian ini menggunakan pre-experimental design dengan pendekatan one group pre-post test design. Sampel terdiri dari 93 pasien Skizofrenia dengan core problem isolasi sosial. Pengukuran keterampilan sosial dilakukan sebelum intervensi sebagai data awal, dan setelah dilakukan intervensi dilakukan pengukuran ulang dengan menggunakan lembar observasi keterampilan sosial. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji paired t-test dengan p-value = 0.000, menandakan peningkatan yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan terapi generalis SP 1-4 dengan 4 sesi pertemuan, 25 responden memiliki keterampilan sosial kurang (<50%), 49 responden cukup (51%-75%), dan 19 responden baik (>75%). Setelah dilakukan terapi generalis SP 1-4, hanya 5 responden dalam kategori cukup, sedangkan 88 responden meningkat ke kategori baik. Terapi generalis efektif meningkatkan keterampilan sosial pada penderita skizofrenia dengan isolasi sosial. Terapi ini dapat diterapkan dalam rehabilitasi sosial untuk meningkatkan interaksi sosial pasien.
Copyrights © 2025