Penurunan produktivitas tanaman pada ordo Inceptisols disebabkan oleh ketidakseimbangan hara seperti mangan, sehingga diperlukan pemupukan yang tepat dan berimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk majemuk mikro dan N, P, K terhadap kadar Mn tanaman dan hasil tomat (Solanum lycopersicum L.) pada Inceptisols asal Jatinangor. Penelitian dilaksanakan di Lahan Percobaan Kimia Tanah dan Nutrisi Tanaman, Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan dan empat ulangan: Kontrol; N, P, K Rekomendasi; ½ Majemuk Mikro + N, P, K Rekomendasi; 1 Majemuk Mikro +N, P, K Rekomendasi; 1 ½ Majemuk Mikro + N, P, K Rekomendasi; 1 Majemuk Mikro + ¾ N, P, K Rekomendasi. Parameter yang diamati meliputi kadar Mn tanaman, diameter buah, jumlah buah, dan bobot buah per petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk majemuk mikro dan N, P, K berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Perlakuan F menghasilkan kadar Mn tertinggi serta memberikan diameter, jumlah, dan bobot buah per petak lebih tinggi dibandingkan perlakuan kontrol. Peningkatan tersebut masing-masing sebesar 157,8%, 44,7%, 132,0% dan 127,3%. Hasil ini menunjukkan bahwa pemupukan berimbang antara unsur hara makro dan mikro mampu meningkatkan efisiensi pemupukan serta produktivitas tomat secara optimal pada Inceptisols.
Copyrights © 2026