Kajian tentang pendidikan akhlak dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) selama ini lebih banyak berfokus pada strategi pedagogis di kelas, sementara peran keluarga sebagai lingkungan primer pembentukan karakter serta kaitannya dengan ketahanan keluarga masih relatif jarang dikaji secara integratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi pendidikan akhlak berbasis ketahanan keluarga dalam kurikulum PAI di MTs Darul Ilmi Banjarbaru, khususnya pada bentuk integrasi nilai, kontribusi ketahanan keluarga terhadap pembentukan akhlak siswa, dan model integratif yang terbentuk antara madrasah dan keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tujuh informan yang terdiri atas kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, dua guru PAI, wali kelas, orang tua, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan akhlak berlangsung melalui keteladanan orang tua, pembiasaan religius di rumah, penguatan nilai di madrasah, serta komunikasi berkelanjutan antara sekolah dan keluarga. Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi dengan merumuskan model integratif pendidikan akhlak berbasis ketahanan keluarga yang mempertemukan pemikiran Al-Ghazali tentang pembiasaan dan keteladanan dengan perspektif ketahanan keluarga dalam konteks pendidikan Islam formal.
Copyrights © 2025