Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)

Pencegahan Penyakit Degeneratif dan Faktor Risikonya

Thristy, Isra (Unknown)
Damayanti, Amelia Eka (Unknown)
Nuralita, Nanda Sari (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Penyakit degeneratif, termasuk diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan stroke, telah menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia, seiring dengan perubahan gaya hidup dan peningkatan harapan hidup. Di Indonesia, penyakit degeneratif kini merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas, menggantikan penyakit menular yang sebelumnya mendominasi. Untuk mengatasi permasalahan penyakit degeneratif di masyarakat, terutama di wilayah seperti Kota Medan, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah peningkatan edukasi dan kesadaran masyarakat dan promosi gaya hidup sehat. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan penyuluhan. Tim Pengusul dan mitra bersama-sama menyusun rencana kegiatan, metode, tujuan, sasaran dan target yang harus dicapai. Dari kegiatan ini, didapatkan hasil pengetahuan peserta sebelum edukasi lebih banyak yang masih kurang (62,5%) mengenai penyakit degeneratif dan faktor risikonya dibandingkan setelah mendapatkan edukasi (20,8%). Setelah dilakukan edukasi terjadi peningkatan pengetahuan yang lebih baik (79,2%) dibandingkan sebelumnya (37,5%). Intervensi edukatif seperti ini penting dilakukan secara rutin dan menyeluruh untuk mencegah meningkatnya kasus penyakit degeneratif di Indonesia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

IHSAN

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences

Description

Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal hasil tulisan ilmiah dosen yang merupakan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit pertama sekali pada bulan April tahun ...