Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku konsumen generasi Y dan Z di era pembayaran digital berdasarkan teori mental accounting. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pola perilaku konsumen antara Generasi Y dan Generasi Z dalam penggunaan pembayaran digital. Generasi Y cenderung memiliki sistem pembukuan mental yang lebih terstruktur dengan memisahkan penggunaan uang berdasarkan sumber dan tujuan, sehingga pengelolaan pengeluaran relatif lebih terkendali. Sebaliknya, Generasi Z menunjukkan batas pembukuan mental yang lebih lemah, ditandai dengan tidak adanya pemisahan sumber dana dan kecenderungan tinggi untuk konsumsi impulsif akibat kemudahan transaksi dan pengaruh promosi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa kedewasaan mental accounting memainkan peran penting dalam membentuk perilaku konsumen di era pembayaran digital.
Copyrights © 2026