Kegiatan edukasi kesehatan reproduksi dan manajemen nyeri menstruasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian siswi dalam menghadapi masa pubertas di SDN Malewang Makassar. Subjek kegiatan melibatkan 23 siswi kelas 4–6. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan (penyusunan materi edukasi, instrumen pretest–posttest, serta koordinasi dengan pihak sekolah), tahap pelaksanaan (penyampaian materi kesehatan reproduksi dan teknik manajemen nyeri menstruasi melalui ceramah interaktif dan diskusi), serta tahap pengolahan data dan evaluasi (analisis hasil pretest dan posttest menggunakan SPSS). Desain yang digunakan adalah pretest–posttest untuk mengukur perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswi terkait kesehatan reproduksi dan cara mengelola nyeri menstruasi setelah diberikan edukasi. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang kesehatan dan kesejahteraan, SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, serta SDG 5 tentang kesetaraan gender melalui pemberian edukasi kesehatan reproduksi yang berfokus pada pemberdayaan siswi sekolah dasar. Dengan demikian, kegiatan ini efektif sebagai upaya peningkatan kemandirian siswi dalam menghadapi masa pubertas secara sehat dan tepat.
Copyrights © 2026