Kondisi tanah pada sungai Air Manis, berdasarkan survei di lapangan, telah mengalami gerusan tanah akibat faktor alam seperti hujan, dan aliran sungai. Karakteristik tanah bersifat labil atau ekpansif, dimana pada saat musim hujan bersifat lunak bahkan seperti lumpur dan ketika musim kemarau tanahnya menyusut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh penambahan abu batu terhadap nilai CBR Laboratorium, nilai kohesi (c) dan sudut geser (φ). Tanah dari Sungai Air Manis, Negeri Laha dikategorikan sebagai tanah berbutir pasir-berlanau/kerikil berlanau. Nilai CBR Laboratorium rata – rata tanah asli sebesar 2,28% penambahan abu batu 5% nilai CBR rata – rata sebesar 2,42%, penambahan abu batu 7% nilai CBR rata – rata sebesar 2,88%, dan penambahan abu batu 10% nilai CBR rata – rata sebesar 3,02%. Nilai kohesi rata – rata tanah asli sebesar 13,502 kPa penambahan abu batu 5% rata – rata nilai kohesi sebesar 10,938 kPa, penambahan abu batu 7% rata – rata nilai kohesi sebesar 10,205 kPa, dan penambahan abu batu 10% rata – rata nilai kohesi sebesar 9,058 kPa. Nilai sudut geser rata – rata tanah asli sebesar 12,14° penambahan abu batu 5% nilai sudut geser rata – rata sebesar 14,40°, penambahan abu batu 7% nilai sudut geser rata – rata sebesar 15,32°, dan penambahan abu batu 10% nilai sudut geser rata – rata sebesar 16,76°.
Copyrights © 2026