Penelitian ini menganalisis kapasitas, kebutuhan, dan strategi pengelolaan parkir di Kawasan Taman Teras Samarinda Segmen Teluk Lerong Space, Jalan RE. Martadinata. Metode kuantitatif digunakan melalui survei lapangan dengan pencatatan kendaraan masuk–keluar per interval satu jam pada sistem parkir off-street yang dikelola Perumda Vania Niaga. Observasi dilakukan selama 16 jam (06.00–22.00 WITA) pada hari kerja dan hari libur. Kapasitas eksisting tercatat 275 SRP sepeda motor dan 82 SRP mobil. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan antara weekday dan weekend, khususnya pada sepeda motor (weekday 727 unit; weekend 1.439 unit), sedangkan mobil relatif stabil (weekday 212 unit; weekend 226 unit). Durasi parkir rata-rata singkat (0,48–0,59 jam), namun indeks parkir melebihi 100% pada jam puncak, menandakan defisit kapasitas. Proyeksi kebutuhan 2025–2034 dengan laju pertumbuhan 7% menunjukkan defisit berkelanjutan hingga 2034 sebesar -3.707 unit sepeda motor dan -723 unit mobil. Analisis SWOT menekankan strategi penutupan gap kapasitas–permintaan melalui rekayasa kapasitas, manajemen permintaan untuk mengendalikan fluktuasi weekday–weekend, serta mitigasi defisit jangka panjang dengan dukungan komunikasi publik. Temuan ini menegaskan urgensi pengelolaan parkir berbasis data dan strategi adaptif untuk menjamin keberlanjutan fungsi kawasan.
Copyrights © 2026