Kemampuan berkonsentrasi merupakan prasyarat penting bagi anak prasekolah dalam mencapai keberhasilan belajar secara optimal. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan bahwa tingkat konsentrasi anak belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan daya konsentrasi anak usia 4–5 tahun melalui penerapan model Learning Cycle 5E di TK Takhasus Al–Qur’an Pemalang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest pada kelompok B yang berjumlah 31 anak melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mengukur indikator konsentrasi meliputi fokus perhatian, ketahanan perhatian, dan kemampuan mengikuti instruksi, kemudian dianalisis menggunakan uji t sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest dengan rata-rata selisih sebesar 21,404. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Learning Cycle 5E berkontribusi terhadap peningkatan konsentrasi anak usia dini. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk mendukung pengembangan konsentrasi anak usia dini.
Copyrights © 2026