Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran Instagram sebagai sarana dakwah digital yang dimanfaatkan oleh Remaja Masjid Al-Hikmah Segiri di Kota Samarinda. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya penggunaan media sosial oleh generasi muda, khususnya Instagram, yang memiliki fitur interaktif dan visual yang sangat potensial untuk digunakan sebagai medium penyampaian pesan keagamaan. Dakwah yang dahulu disampaikan secara konvensional kini mulai bertransformasi ke arah digital seiring perkembangan teknologi informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap kegiatan dakwah yang dilakukan oleh tim media dan anggota IRMA (Ikatan Remaja Masjid). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram tidak hanya berperan sebagai media penyebaran informasi, tetapi juga sebagai ruang interaksi religius yang mampu meningkatkan keterlibatan dan partisipasi remaja dalam kegiatan dakwah masjid. Konten dakwah yang disebarluaskan oleh akun resmi masjid terdiri atas dokumentasi kegiatan, kutipan-kutipan islami, promosi kajian, hingga ajakan donasi sosial, yang disajikan secara menarik melalui desain visual, caption naratif, serta penggunaan fitur seperti story, reels, dan live streaming. Peran remaja sangat signifikan dalam pengelolaan media sosial ini, mulai dari perencanaan konten, pembuatan materi dakwah, hingga analisis interaksi audiens. Keaktifan mereka tidak hanya berdampak pada penyebaran nilai-nilai Islam, tetapi juga memperkuat regenerasi dan keberlanjutan organisasi masjid. Selain manfaatnya, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan desain konten, serta algoritma media sosial yang terkadang membatasi jangkauan pesan dakwah. Namun demikian, upaya IRMA dalam mengintegrasikan dakwah dengan media digital dapat dijadikan model pemberdayaan remaja masjid yang kreatif dan adaptif. Dakwah digital melalui Instagram terbukti efektif dalam membangun citra masjid sebagai lembaga keagamaan yang inklusif, komunikatif, dan relevan di era digital. Kesimpulannya, strategi dakwah berbasis media sosial merupakan alternatif yang menjanjikan dalam menyampaikan pesan keagamaan secara lebih luas dan sesuai dengan karakteristik generasi muda saat ini.
Copyrights © 2026