Perubahan era digital telah merevolusi cara berkomunikasi, menjadikan media sosial—terutama YouTube—sebagai sarana utama dalam penyebaran dakwah Islam modern. Studi ini menelusuri strategi komunikasi dakwah yang diterapkan oleh Ustadz Taufik Efansyah melalui kanal YouTube @Majelis Taklim Barokah Tarim wa Ahliha yang berbasis di Samarinda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis isi video serta wawancara semi-terstruktur, penelitian ini mengungkap metode dakwah adaptif yang dirancang untuk menjangkau khalayak umum. Hasil analisis memperlihatkan bahwa pendekatan tersebut mencakup penentuan tema yang relevan dengan karakteristik audiens, penggabungan antara metode dakwah tradisional dan teknologi digital, serta pemilihan bahasa yang hati-hati di ruang daring guna menghindari penyalahpahaman. Kendala utama yang diidentifikasi meliputi risiko penyuntingan video secara tidak utuh dan potensi misinformasi, yang menekankan urgensi peningkatan literasi digital baik bagi pendakwah maupun para pendengar. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya sinergi lintas disiplin dan pemahaman menyeluruh terhadap karakteristik platform digital dalam mengoptimalkan peran media digital untuk dakwah.
Copyrights © 2026