Ketersediaan jaringan irigasi tersier yang efektif menjadi factor kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya pada Tingkat usaha tani. Namun perencanaan yang kurang partisipatif seringkali menyebabkan rendahnya keberlanjutan infrastruktur yang dibangun. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuanĀ untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani dalam merencanakan Pembangunan jaringan irigasi tersier secara partisipatif di Desa Pallangga Kab. Gowa. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, diskusi kelompok terarah (FGD), serta pendampingan langsung dalam penyusunan rencana teknis sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani terkait konsep irigasi partisipatif, kemampuan dalam mengidentifikasi kebutuhan jaringan irigasi, serta tersusunnya dokumenĀ rencana Pembangunan irigasi tersier berbasis kebutuhan lokal. Selain itu, keterlibatan aktif Masyarakat dalam proses perencanaan mendorong rasa memiliki dan komitmen terhadap pemeliharaan infrastruktur. Dengan demikian, pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam mendukung perencanaan Pembangunan irigasi yang berkelanjutan dan berbasis komunitas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model repikasi bagi wilayah lain karakteristik serupa.
Copyrights © 2026