Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang banyak dialami lansia dan sering tidak terdeteksi karena meminimalkan gejala, sehingga meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan pangan lokal bergizi seperti labu kuning yang kaya serat dan kalium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian puding labu kuning terhadap perubahan tekanan darah pada lansia hipertensi di Posyandu ILP Desa Pucangan. Penelitian menggunakan desain pretest-posttest pada 24 responden yang memenuhi kriteria hipertensi. Intervensi dilakukan dengan pemberian puding labu kuning sebanyak dua cangkir per hari selama tiga hari berturut-turut. Pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer dengan prosedur yang sama, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa 75% responden mengalami penurunan tekanan darah, sedangkan 25% mengalami peningkatan intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberian puding labu kuning berpotensi sebagai pendukung alternatif dalam membantu pengendalian tekanan darah pada hipertensi lanjut usia
Copyrights © 2026