Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan karir dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada Sudin Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Jakarta Selatan, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jumlah populasi 86 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi, sedangkan analisis data mencakup uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), serta analisis regresi sederhana dan berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis (uji t dan uji F) menggunakan program IBM SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir (X1) dan budaya organisasi (X2) berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai (Y) dengan persamaan regresi Y = 1,050 + 0,471X1 + 0,471X2. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,937 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara variabel bebas dan terikat. Koefisien determinasi sebesar 87,7% menandakan bahwa variasi kinerja pegawai dijelaskan oleh pengembangan karir dan budaya organisasi, sedangkan 12,3% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Secara parsial, pengembangan karir berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan thitung 17,545 > ttabel 1,663 dan sig 0,000 < 0,05. Demikian pula budaya organisasi berpengaruh signifikan dengan thitung 24,146 > ttabel 1,663 dan sig 0,000 < 0,05. Uji simultan (uji F) menghasilkan Fhitung 296,723 > Ftabel 3,11 dan sig 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama antara pengembangan karir dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai.
Copyrights © 2026