Sejak usia dini, literasi dan numerasi merupakan fondasi penting bagi perkembangan kognitif dan kesiapan belajar anak. Keterampilan ini mencakup lebih dari sekadar membaca, menulis, dan berhitung (kalis); keterampilan ini juga mencakup pemahaman konsep, pola, dan pemikiran logis. Namun, dalam praktiknya, keterampilan ini seringkali dipersempit menjadi penguasaan kalis, sehingga menciptakan ketidaksesuaian antara tuntutan akademis dan tahapan perkembangan anak yang masih dalam fase bermain dan eksplorasi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak tuntutan kalis terhadap perkembangan literasi dan numerasi anak usia dini. Dengan menggunakan riset pustaka, data sekunder dari literatur ilmiah yang relevan dianalisis melalui analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuntutan kalis memiliki dampak yang kompleks. Meskipun pengenalan dini dapat meningkatkan kesiapan sekolah, tekanan berlebihan yang tidak sesuai dengan tahapan perkembangan anak dapat menyebabkan tekanan psikologis, stres akademis, dan penurunan minat belajar. Lebih lanjut, penekanan berlebihan pada kalis dapat menghambat perkembangan sosial-emosional dan mengurangi kesempatan untuk bermain kreatif. Oleh karena itu, pendekatan yang seimbang diperlukan untuk memastikan bahwa pengajaran tetap sesuai dengan perkembangan dan mendukung proses pembelajaran yang menyenangkan.
Copyrights © 2026