Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar
Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published

AN ANALYSIS OF TRANSLATION METHODS BASED ON NEWMARK’S THEORY IN JOHN MCGLYNN’S TRANSLATION OF ‘LAUT BERCERITA’ INTO ‘THE SEA SPEAKS HIS NAME’

Angely Maharani Purba (Unknown)
Rina Octavia Simarmata (Unknown)
Fenty Debora Napitupulu (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 May 2026

Abstract

              Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan novel Laut Bercerita menjadi The Sea Speaks His Name. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis metode penerjemahan yang diterapkan oleh penerjemah, mengetahui metode yang paling dominan digunakan, serta menganalisis proses pengalihan teks bahasa Indonesia (Bahasa Sumber) ke dalam teks bahasa Inggris (Bahasa Sasaran). Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini diambil dari kalimat dan ungkapan di dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori beserta terjemahan bahasa Inggrisnya The Sea Speaks His Name terjemahan John McGlynn. Data dikumpulkan melalui observasi dan analisis dokumen. Data tersebut kemudian diklasifikasikan dan dianalisis menggunakan teori Peter Newmark (yang membagi metode penerjemahan menjadi delapan jenis: kata demi kata, harfiah, setia, semantis, adaptasi, bebas, idiomatik, dan komunikatif) melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerjemah menggunakan 8 jenis metode penerjemahan. Analisis menunjukkan bahwa dari total 104 data yang diteliti, ditemukan 43 data diterjemahkan menggunakan metode penerjemahan komunikatif (communicative translation) dengan persentase 41,35%, 26 data menggunakan metode penerjemahan setia (faithful translation) sebesar 25%, 23 data menggunakan metode penerjemahan semantis (semantic translation) sebesar 22,12%, dan sisa data lainnya menggunakan metode penerjemahan lain. Dari metode-metode tersebut, penerjemahan komunikatif (communicative translation) merupakan metode yang paling dominan digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa penerjemah cenderung mengutamakan penyampaian pesan yang wajar, mudah dipahami, dan berterima bagi pembaca sasaran (pembaca bahasa Inggris). Penerjemah berusaha menyampaikan makna kontekstual dan emosi dari cerita dengan bahasa yang mengalir secara natural, tanpa terikat secara kaku pada struktur bahasa aslinya. Kesimpulannya, analisis metode penerjemahan ini dapat secara efektif mengungkap strategi pengalihan bahasa yang dilakukan oleh John McGlynn. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai penerapan teori penerjemahan dalam karya sastra serta menjadi referensi bagi pembelajar atau calon penerjemah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

pendas

Publisher

Subject

Other

Description

Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar is a journal published twice a year, namely in June and December that aims to be a forum for scientific publications to pour ideas and studies complemented with the results of research related to primary school education. To achieve this, basic education ...