Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS pada materi ekosistem di sekolah dasar akibat karakteristik materi yang abstrak dan minimnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III melalui pemanfaatan media diorama di UPT SDN 087 Nagasaribu IV tahun ajaran 2025/2026. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa, yang terdiri atas 13 siswa perempuan dan 11 siswa laki-laki. Data dikumpulkan melalui teknik tes hasil belajar, observasi aktivitas belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang konsisten pada setiap tahapnya. Pada tahap prasiklus, nilai rata-rata kelas hanya mencapai 39,17 dengan tingkat ketuntasan 0%. Setelah dilakukan intervensi pada siklus I, rata-rata kelas meningkat menjadi 58,50 dengan persentase ketuntasan 33,33%. Pada siklus II, hasil belajar mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata mencapai 80,42 dan tingkat ketuntasan klasikal mencapai 75% (18 siswa tuntas). Peningkatan ini juga dibarengi dengan meningkatnya keaktifan serta partisipasi siswa selama proses eksplorasi media diorama berlangsung. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media diorama secara efektif mampu meningkatkan pemahaman konsep ekosistem dan hasil belajar siswa melalui visualisasi konkret yang relevan dengan tahap perkembangan operasional konkret siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026