Penelitian ini mengkaji fenomena red-flags dalam pola asuh orang tua yang tidak disadari secara langsung dapat mempengaruhi kesehatan mental dan resiliensi siswa. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas modul pola asuh orang tua dalam mengidentifikasi red-flags dalam pola asuh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental berupa model pre-test and post-test control group design. Subjek penelitian berjumlah 58 orang yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen (n = 29) dan kelompok kontrol (n = 29). Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar p = 0,002 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa modul pola asuh orang tua efektif dalam meningkatkan kemampuan orang tua dalam mengidentifikasi red flags pola asuh.
Copyrights © 2026