Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode full costing dalam menghitung harga pokok produksi pada industri kerajinan bokor perak Jero Sekar di Desa Kamasan sebagai acuan dalam penentuan harga jual. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian, dalam memperhitungkan harga pokok produksinya Jero Sekar belum memasukkan biaya overhead pabrik tetap maupun variabel. Hasil perhitungan harga pokok produksi dengan metode full costing diperoleh hasil yang lebih tinggi dibandingkan dari metode perhitungan Jero Sekar, karena biaya yang dikeluarkan pada saat produksi dihitung secara rinci dalam metode full costing. Sedangkan perhitungan harga pokok produksi menurut Jero Sekar belum merinci secara jelas biaya produksi yang dikeluarkan. Dimana dalam perhitungannya didapatkan selisih harga pokok produksi antara perhitungan Jero Sekar dan metode full costing sebesar Rp. 76.245, dan perhitungan harga jual mendapatkan selisih sebesar Rp. 80.000. Penelitian ini menyarakan agar Jero Sekar menggunakan metode full costing untuk perhitungan harga pokok produksinya dan perhitungan harga jualnya dengan metode berdasarkan kaidah akuntansi.
Copyrights © 2026