Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap penerapan manajemen usaha berbasis UMKM hijau pada usaha meubel di Kota Singaraja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan UMKM hijau masih berada pada tahap awal dan belum terintegrasi secara menyeluruh dalam manajemen usaha. Pada aspek produksi, pelaku usaha telah menunjukkan praktik sederhana seperti pemanfaatan limbah, namun masih berorientasi pada efisiensi biaya. Pada aspek pemasaran, nilai keberlanjutan belum dimanfaatkan secara optimal sebagai strategi daya saing. Pada aspek sumber daya manusia, terdapat motivasi awal, tetapi belum didukung oleh pengelolaan yang terarah. Sementara itu, pada aspek keuangan, belum terdapat alokasi biaya khusus maupun pencatatan yang mendukung praktik ramah lingkungan.
Copyrights © 2026