Stabilitas inflasi menjadi aspek penting dalam mendukung pembangunan ekonomi di Indonesia karena inflasi yang tidak terkendali dapat menurunkan daya beli masyarakat dan mengganggu kestabilan ekonomi makro. Inflasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya neraca perdagangan, jumlah uang beredar, dan BI Rate yang saling berkaitan dalam kebijakan moneter, meskipun hasil penelitian sebelumnya menunjukkan temuan yang belum konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan neraca perdagangan, jumlah uang beredar, BI Rate, dan inflasi di Indonesia periode 2005–2024 serta menguji pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap inflasi baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data time series periode 2005–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dianalisis dengan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel mengalami pergerakan yang fluktuatif namun relatif stabil, dengan jumlah uang beredar yang terus meningkat, neraca perdagangan yang cenderung membaik, serta BI Rate dan inflasi yang mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Secara parsial, hanya BI Rate yang berpengaruh signifikan terhadap inflasi, sedangkan neraca perdagangan dan jumlah uang beredar tidak berpengaruh signifikan, namun secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap inflasi di Indonesia.
Copyrights © 2026