Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kurangnya keterpilihan perempuan di lembaga legislatif dan menganalisis keterpilihan perempuan di DPRD Kerinci periode 2024-2029. adapun metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Adapun dalam narasumber penelitian ini anggota DPRD Kerinci, pengurus partai politik, tokoh masyarakat/akademisi serta studi kepustakaan yang diperoleh dari berbagai sumber data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil Penelitian Menunjukkan Rendahnya keterpilihan perempuan di DPRD Kabupaten Kerinci, yang hanya mencapai kurang dari 10%, hal ini menunjukkan banyak hambatan, baik dari sisi budaya, struktur politik, maupun persepsi sosial. Pandangan bahwa perempuan tidak layak memimpin serta kurangnya dukungan keluarga dan partai menyebabkan minimnya keberanian dan kesempatan perempuan untuk terlibat aktif dalam politik. Padahal, kehadiran perempuan di legislatif sangat penting untuk mendorong kebijakan yang inklusif dan responsif gender.
Copyrights © 2026