Penelitian ini membahas risiko kecurangan yang terus-menerus terjadi dalam pengelolaan keuangan di pemerintahan daerah, yang menunjukkan bahwa implementasi sistem pengendalian internal pemerintah belum berfungsi secara efisien. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem pengendalian internal pemerintah dalam mengurangi risiko kecurangan melalui evaluasi sistematis terhadap temuan penelitian sebelumnya. Metodologi yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis, yang melibatkan pengumpulan dan pemeriksaan artikel ilmiah yang relevan dari jurnal nasional dan internasional dalam jangka waktu tertentu, yang dipilih melalui proses identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan penentuan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembentukan sistem pengendalian internal pemerintah yang efektif, yang mencakup lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta aktivitas pemantauan, secara signifikan mengurangi risiko kecurangan. Keberhasilan ini ditentukan oleh komitmen kepemimpinan, kualitas sumber daya manusia, dan bantuan teknologi informasi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa sistem pengendalian internal pemerintah sangat penting dalam mengurangi risiko kecurangan di lingkungan pemerintahan daerah; oleh karena itu, implementasinya harus dilakukan secara konsisten, menyeluruh, dan berkelanjutan untuk mencapai tata kelola yang efektif dan akuntabel.
Copyrights © 2026