Transportasi memiliki dampak yang signifikan dalam ekonomi suatu negara, hal ini dikarenakan seluruh masyarakat bergantung pada sektor transportasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi fasilitas keselamatan pada transportasi publik yang belum optimal, terutama pada aspek kenyamanan dan keselamatan akibat tingginya kepadatan penumpang serta keterbatasan desain ergonomi. Pada penelitian sebelumnya berfokus pada aspek teknis keselamatan atau evaluasi ergonomi secara terpisah, sedangkan penelitian ini mengintegrasikan evaluasi ergonomi dan pendekatan Human-Centered Design dalam pengembangan fasilitas keselamatan transportasi publik berdasarkan pengalaman nyata pengguna. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan di Bus Trans Jatim koridor 1 (Terminal Purabaya) dengan jumlah responden sebanyak 78 orang dengan rentang umur 20 - 40 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan desain studi kasus melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya permasalahan pada desain kursi dan pegangan tangan, kurangnya kejelasan sistem informasi bagi pengguna, serta ketidaktertiban sistem antrian dan pengelolaan penumpang. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan kenyamanan dan peningkatan risiko keselamatan pengguna. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan untuk perbaikan desain fasilitas, peningkatan sistem informasi yang lebih jelas dan real-time, serta penguatan manajemen operasional di halte maupun dalam bus. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip ergonomi secara terintegrasi dalam meningkatkan kualitas transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien.
Copyrights © 2026