PT.XYZ menghadapi tantangan inefisiensi alur produksi, risiko ergonomi, dan ketidakpastian permintaan pasar yang menghambat produktivitas. Penelitian ini bertujuan merancang sistem produksi terintegrasi melalui pendekatan perancangan produk, perencanaan agregat, analisis ergonomi, dan pengendalian kualitas. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik peramalan Linear Trend Line, Aggregate Planning metode Lot for Lot, serta analisis postur kerja menggunakan REBA dan RULA. Hasil penelitian menunjukkan metode peramalan Linear Trend Line memiliki tingkat error terendah (MAPE 64,72%), yang menjadi dasar perencanaan material Lot for Lot guna meminimalisasi stok berlebih. Evaluasi ergonomi mengidentifikasi risiko sangat tinggi pada aktivitas penyekopan (skor REBA 11) yang memerlukan intervensi alat bantu segera untuk mencegah cedera muskuloskeletal. Sementara itu, pengendalian kualitas menggunakan peta kendali p menunjukkan proses berjalan stabil, meskipun variabel kadar air memiliki variabilitas tertinggi (UCL 0,204) dibanding cacat fisik. Perancangan sistem yang mengintegrasikan perbaikan postur kerja dan akurasi perencanaan material direkomendasikan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan keberlanjutan usaha PT XYZ. Kata kunci: Ergonomi, Forecasting, Lot for Lot, Quality Control, Sistem Terintegrasi
Copyrights © 2025