Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabel-variabel yang dapat mempengaruhi pada kinerja karyawan pada PT Bank Sulselbar. Untuk variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kinerja karyawan dan variabel independen menggunakan Transformasi Digital, Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja dan Pelatihan. Penelitian ini menggunakan jumlah sampel yang sebanyak 134 responden pegawai yang bekerja di perusahaan. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada karyawan. Teknik pengolahan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode Struktur Equation Modelling menggunakan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Digital Transformation, Work Motivation, Work Environment dan Training secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Employee Performance. Variabel Digital Transformation, Work Motivation, Work Environment dan Training secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel Employee Performance. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa keempat variabel independen tersebut secara bersama-sama berkontribusi sebesar 79,7% terhadap peningkatan kinerja karyawan, dengan pengaruh terbesar berasal dari variabel Transformasi Digital (koefisien 0,268), diikuti oleh Lingkungan Kerja (0,249), Motivasi Kerja (0,228), dan Pelatihan (0,227). Implikasi temuan dari penelitian ini adalah bahwa manajemen PT Bank Sulselbar perlu memprioritaskan penguatan transformasi digital melalui integrasi teknologi ke seluruh lini bisnis dan pelatihan kompetensi digital bagi karyawan, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan sistem motivasi yang berbasis penghargaan adil untuk memaksimalkan kinerja karyawan di era perbankan digital.
Copyrights © 2026