Materi dan harta menunjukan penghargaan terhadap diri sendiri bagi sebagian manusia. Karena itulah, manusia yang hidup pada masa kini memilih untuk mencari banyak harta agar siap mempertahankan keberlanjutan hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginterpretasi kembali filsafat materialisme yang seringkali dianggap buruk oleh orang Kristen, yang secara harafiah dianggap sebagai berhala. Fenomena ini ditegaskan dalam anggapan terhadap upaya untuk memenuhi materi dalam 1 Timotius 6:10- yang dianggap sebagai dosa karena merupakan akar kejahatan. Dengan menggunakan pendekatan interpretasi teks, dan analisa konten terhadap tujuh sumber berita, yang mengacu pada teori materialisme historis dari Karl Marx, maka tulisan ini menghasilkan tiga pembahasan utama yakni (1) materialisme dalam Alkitab, secara khusus 1 Timotius 6: 10 dianggap sebagai dosa. (2) Kenyataannya, komunitas Kristen (gereja) masa kini membutuhkan materi untuk dinamika komunitasnya. (3) Teori materialisme historis yang digaungkan oleh Karl Marx membuka mata bahwa upaya memenuhi materialisme dapat diwujudkan dengan mengacu pada prinsip-prinsip yang sesuai, khususnya pada generasi Z di tengah kemajuan zaman digital. Dengan demikian, tulisan ini akan berpotensi sebagai refleksi bagi generasi Z di era digitalisasi ini.
Copyrights © 2025