Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian lahan dan daya dukung perairan untuk pengembangan tambak udang vaname (Litopenaeus vannamei) di Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah. Analisis kesesuaian lahan dilakukan dengan metode skoring dan pembobotan terhadap parameter kualitas perairan, sedangkan daya dukung dihitung berdasarkan kuantitas pasokan air laut di perairan pesisir sebagai penerima limbah budidaya. Hasil kajian menunjukkan kualitas perairan pesisir Kecamatan Koba berada pada kondisi baik untuk mendukung budidaya udang vaname. Berdasarkan overlay kesesuaian lahan dengan pola ruang RTRW 2020 dan interpretasi foto drone 2020, lokasi yang direkomendasikan untuk pengembangan tambak adalah Desa Kurau, Kelurahan Padang Mulya, dan Desa Penyak. Perhitungan daya dukung menunjukkan luasan maksimum tambak yang dapat didukung pada sistem budidaya tradisional, semi-intensif, intensif, dan super-intensif berturut-turut sebesar 2.766,20 ha; 484,09 ha; 276,62 ha; dan 138,31 ha. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi perencanaan pengembangan tambak udang vaname yang berkelanjutan dan sesuai daya dukung lingkungan di wilayah pesisir Kabupaten Bangka Tengah.
Copyrights © 2026