Perkembangan ChatGPT dalam pendidikan matematika meningkat pesat, namun kajian yang memetakan struktur penelitian secara sistematis masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren publikasi, struktur tematik, serta celah penelitian ChatGPT dalam pendidikan matematika berbasis data Scopus periode 2023–2026. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik dengan teknik co-occurrence analysis pada author keywords menggunakan VOSviewer, meliputi visualisasi jaringan, kepadatan, dan temporal. Dari 85 artikel jurnal yang memenuhi kriteria inklusi, teridentifikasi empat klaster utama: teknologi kecerdasan buatan, aspek pedagogis, integrasi sistem pendidikan (STEM dan e-learning), serta hasil pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa kata kunci dominan meliputi Chatgpt, Mathematics Education, Teaching, Students, dan Artificial Intelligence. Analisis temporal mengungkap pergeseran fokus dari pengembangan teknis (natural language processing) menuju implementasi pedagogis dan integrasi kurikulum. Namun, topik seperti problem solving, critical thinking, dan feedback masih memiliki tingkat kepadatan penelitian rendah, menandakan adanya celah penelitian yang signifikan. Simpulan penelitian ini adalah bahwa struktur keilmuan ChatGPT dalam pendidikan matematika bersifat multidimensional dengan dominasi aspek pedagogis, namun kajian empiris mengenai pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi masih sangat terbatas dan memerlukan penelitian lanjutan.
Copyrights © 2026