Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran sastra yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga mampu mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji persepsi guru terhadap pendekatan humanisme, perencanaan pembelajaran sastra berbasis humanistik, serta implementasinya di SMP Negeri 24 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan humanistik, dengan teknik pengumpulan data berupa angket, wawancara, dan observasi. Analisis data dilakukan secara induktif melalui reduksi, kategorisasi, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap humanisme sebagai pendekatan yang memanusiakan peserta didik dan mengembangkan potensi secara utuh. Perencanaan pembelajaran telah mengarah pada nilai humanistik melalui pemilihan materi kontekstual, strategi partisipatif, dan penilaian berbasis proses, meskipun belum sepenuhnya sistematis. Implementasi pembelajaran menunjukkan adanya suasana kelas yang aman, hubungan interpersonal yang baik, penghargaan terhadap pendapat siswa, serta tersedianya ruang aktualisasi diri melalui kegiatan sastra seperti menulis dan membaca karya. Namun, terdapat kendala berupa rendahnya minat baca dan kepercayaan diri siswa. Kesimpulannya, pendekatan humanisme efektif dalam menciptakan pembelajaran sastra yang bermakna dan berpusat pada siswa, meskipun memerlukan penguatan dalam perencanaan dan budaya literasi.
Copyrights © 2026