Antropologi adalah ilmu tentang manusia khususnya tentang asal-usul, aneka warna bentuk fisik, adat istiadat, dan kepercayaan pada masa lampau. Secara epitemologis antropologi mempelajari berbagai hal mengenai manusia secara empirik dalam hubungannya sebagai makhluk biologis dan sebagai makhluk sosial (dalam arti hidup di dalam masyarakat). Beberapa karakteristik dasar pendekatan antropologi adalah concern pada sesuatu yang ilahiah dan hubungan manusia dengan Nya, dikotomi elemen dunia menjadi sacred dan profan dan perhatian utama pada sacred, orientasi pada keselamatan dari keadaan biasa dalam kehidupan duniawi, praktik-praktik duniawi. Adapun objek kajian antropologi agama yaitu; Scripture atau naskah-naskah atau sumber ajaran atau simbol-simbol; Penganut atau pemimpin atau tokoh atau pemuka agama, yakni pemahaman, sikap, perilaku, dan penghayatan; Ritus-ritus, lembaga-lembaga, dan ibdah-ibadah seperti sholat, puasa, haji, perkawinan, waris, sekatenan, peringatan kelahiran nabi, peringatan isra’ mi’raj, lembaga waqaf, lembaga zakat, lazis, dll; Alat-alat agama dan keagamaan seperti masjid, peci, tasbih, dll; Organisasi-organisasi sosial keagaman, seperti NU, dan Muhammadiyah. Pendekatan sosiologi dan antropologi dalam studi Islam adalah mencoba mengkaji keunikan karakter manusia muslim di berbagai tempat dan belahan bumi di mana mereka menjalani hidupnya dengan berislam. Pendekatan antropologi dalam memahami agama dapat diartikan sebagai salah satu upaya dalam memahami agama dengan melihat wujud praktik keagamaan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Kata kunci : Pendekatan Antropologis, Studi Islam
Copyrights © 2026