Studi ini berlandaskan pada meningkatnya tuntutan akan kualitas pendidikan Islam di era global, yang menekankan tidak hanya prestasi akademik tetapi juga penguatan nilai-nilai spiritual. Namun, dalam praktiknya, implementasi manajemen mutu masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari segi sumber daya manusia maupun budaya organisasi. Studi ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep, integrasi nilai, dan implementasi manajemen mutu dalam pendidikan Islam berdasarkan literatur kontemporer. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui riset pustaka dengan menganalisis sekitar 15 artikel ilmiah relevan yang diterbitkan antara tahun 2017–2026 menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Total Quality Management (TQM) yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam seperti amanah, ihsan, dan itqan dapat membangun sistem manajemen mutu yang lebih komprehensif dan berorientasi nilai. Meskipun demikian, implementasinya masih belum optimal karena keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, budaya mutu yang lemah, dan kurangnya sistem evaluasi yang konsisten. Oleh karena itu, pengembangan manajemen mutu dalam pendidikan Islam harus mengadopsi pendekatan integratif yang menyelaraskan prinsip-prinsip manajemen modern dengan nilai-nilai Islam untuk mencapai kualitas pendidikan yang berkelanjutan dan bermakna. Kata kunci: nilai-nilai Islam, riset perpustakaan, manajemen mutu pendidikan Islam, manajemen mutu total Abstrak Penelitian ini bermula dari meningkatnya tuntutan terhadap mutu pendidikan Islam di era global yang tidak hanya menekan aspek akademik, tetapi juga penguatan nilai-nilai spiritual. Namun dalam praktiknya, penerapan manajemen mutu masih menghadapi berbagai kendala, baik dari sisi sumber daya maupun budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep, integrasi nilai, serta implementasi manajemen mutu pendidikan Islam berdasarkan literatur kontemporer. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menganalisis sekitar 15 artikel ilmiah yang relevan dalam rentang tahun 2020–2026 menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Total Quality Management (TQM) yang dikombinasikan dengan nilai-nilai Islam seperti amanah, ihsan, dan itqan mampu menciptakan sistem manajemen mutu yang lebih komprehensif dan bernilai. Meskipun demikian, penerapannya masih belum maksimal akibat keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, lemahnya budaya mutu, serta belum optimalnya sistem evaluasi berkelanjutan. Oleh karena itu, pengembangan manajemen mutu pendidikan Islam perlu diarahkan pada pendekatan integratif yang mengharmoniskan prinsip manajemen modern dengan nilai-nilai keislaman guna mewujudkan mutu pendidikan yang berkelanjutan dan bermakna.
Copyrights © 2026