Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja pegawai pada Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan jumlah responden sebanyak 80 pegawai. Analisis dalam penelitian ini menggunakan prpgram SPSS versi 27. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta uji hipotesis (uji t dan uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien determinasi sebesar 35,0% dan uji hipotesis diperoleh nilai t hitung > t tabel (6,482 > 1,990). Lingkungan kerja fisik berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien determinasi sebesar 43,3% dan uji hipotesis diperoleh nilai t hitung > t tabel (7,714 > 1,990). Secara simultan, budaya organisasi dan lingkungan kerja fisik berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan persamaan regresi Y = 8,296 + 0,309X₁ + 0,487X₂. Nilai koefisien determinasi sebesar 51,2%, sedangkan sisanya sebesar 48,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > F tabel (40,312 > 3,12).
Copyrights © 2026