Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat ketidakamanan kerja, tingkat niat berhenti kerja, dan hubungan antara ketidakamanan kerja dan niat berhenti kerja di kalangan staf housekeeping di hotel-hotel berbintang di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan desain survei eksploratif dan metodologi kuantitatif. Sebanyak 181 responden dipilih melalui pengambilan sampel acak bert stratified proporsional dari populasi, yang terdiri dari anggota staf housekeeping yang bekerja di hotel-hotel berbintang di Kota Bukittinggi. Kuesioner yang mengevaluasi ketidakamanan kerja dan niat berhenti kerja digunakan untuk mengumpulkan data. Dengan menggunakan SPSS versi 29, regresi linier sederhana digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik ketidakamanan kerja maupun niat berhenti kerja berada pada kisaran yang relatif tinggi. Selain itu, hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Niat Berhenti Kerja dipengaruhi secara signifikan oleh Ketidakamanan Kerja. Hal ini menunjukkan bahwa niat karyawan untuk meninggalkan pekerjaan mereka meningkat seiring dengan tingkat ketidakamanan kerja yang mereka rasakan. Oleh karena itu, untuk mengurangi niat karyawan untuk meninggalkan perusahaan, manajemen harus mempertimbangkan ketidakamanan kerja.
Copyrights © 2026