Penelitian ini bertujuan menganalisis peran komunikasi interpersonal dalam Komunitas Sahabat Hijrah (KSH) dalam menginternalisasikan kesadaran beragama anggota pada dimensi intelektual dan ritual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis field research melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang ditandai oleh keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan berperan penting dalam proses internalisasi religiusitas. Pada dimensi intelektual, komunikasi mendorong pemahaman dan cara berpikir keagamaan, namun partisipasi belum merata karena dipengaruhi kesiapan individu. Sementara itu, pada dimensi ritual, komunikasi interpersonal lebih stabil melalui pembiasaan ibadah yang kolektif dan berkelanjutan, sehingga lebih efektif membentuk kesadaran beragama. Temuan ini berkontribusi dalam pengembangan strategi dakwah berbasis komunikasi interpersonal yang lebih kontekstual dan efektif.
Copyrights © 2026