Penelitian ini mengekplorasi kompleksitas tantangan dakwah yang dilatarbelakangi oleh penurunan kontinuitas kegiatan keagamaan serta belum optimalnya pengamalan nilai Islam di masyarakat. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan internal dan eksternal yang memengaruhi efektivitas dakwah di wilayah Desa Batu Sondat Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal mencakup keterbatasan kuantitas da’i, rendahnya kompetensi substantif (khususnya dalam metodologi dan penafsiran Al-Qur’an), serta manajemen kelembagaan yang kurang profesional. Sementara itu, faktor eksternal dipicu oleh rendahnya partisipasi generasi muda serta pengaruh signifikan dari latar belakang pendidikan, kondisi ekonomi, dan dinamika sosiokultural masyarakat. Temuan ini menegaskan perlunya revitalisasi tata kelola lembaga dakwah dan peningkatan kapasitas mubalig agar lebih adaptif terhadap tantangan sosial di pedesaan.
Copyrights © 2026