Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Manajemen Mutu Terpadu (MMT) dengan memfokuskan pada variabel keterlibatan karyawan (employee engagement) di SMA Negeri 7 Balikpapan.1 Keterlibatan guru dan tenaga kependidikan sebagai karyawan merupakan pilar utama dalam memastikan keberlanjutan mutu di lembaga pendidikan menengah.2 Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi dimensi semangat (vigor), dedikasi (dedication), dan penghayatan (absorption) dalam hubungannya dengan kebijakan mutu sekolah.3 Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, analisis dokumen organisasi, serta survei internal keterlibatan karyawan.4 Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Negeri 7 Balikpapan mengintegrasikan prinsip MMT melalui budaya kerja "REGALIS", fokus pelanggan (siswa/orang tua) dan manajemen berbasis data atau fakta .6 Analisis data survei menunjukkan tingkat keterlibatan karyawan yang sangat tinggi , terutama pada saat interaksi edukatif dengan siswa.5 Pola manajemen partisipatif melalui rapat koordinasi dan optimalisasi Komunitas Belajar Guru terbukti efektif dalam menyelaraskan tugas individu dengan tujuan strategis sekolahi.3 Meskipun beban administratif yang berulang menjadi tantangan, penerapan otomatisasi teknologi informasi bersama dengan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan mengurangi waktu proses administratif secara signifikan.8 Penelitian merekomendasikan penguatan sarana dan prasarana digital guna menjaga stabilitas energi mental personel dalam memberikan layanan pendidikan prima.
Copyrights © 2026