Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa transformasi besar dalam berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan. Salah satu potensi utama AI adalah dalam mendukung proses assessment atau penilaian hasil belajar siswa secara lebih efisien, akurat, dan adaptif [1]. Namun, berdasarkan observasi awal di SMAN 21 Makassar, masih banyak guru yang belum memahami dan memanfaatkan teknologi AI dalam proses penilaian. Guru cenderung menggunakan metode konvensional yang kurang efektif dalam mengolah dan menganalisis hasil belajar siswa. Melalui program ini, ditawarkan solusi berupa pelatihan dan pendampingan intensif kepada guru-guru SMAN 21 Makassar untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam menggunakan AI, khususnya untuk keperluan assessment. Kegiatan ini meliputi workshop pengenalan AI dalam pendidikan, praktik penggunaan tools AI untuk penilaian (seperti ChatGPT, Google Forms AI, dan Quizizz AI), serta pendampingan implementasi di kelas. Adapun metode yang digunakan yaitu metode evaluasi yang umum pretest–posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan AI dalam pembuatan − Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa transformasi besar dalam berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan. Salah satu potensi utama AI adalah dalam mendukung proses assessment atau penilaian hasil belajar siswa secara lebih efisien, akurat, dan adaptif [1]. Namun, berdasarkan observasi awal di SMAN 21 Makassar, masih banyak guru yang belum memahami dan memanfaatkan teknologi AI dalam proses penilaian. Guru cenderung menggunakan metode konvensional yang kurang efektif dalam mengolah dan menganalisis hasil belajar siswa. Melalui program ini, ditawarkan solusi berupa pelatihan dan pendampingan intensif kepada guru-guru SMAN 21 Makassar untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam menggunakan AI, khususnya untuk keperluan assessment. Kegiatan ini meliputi workshop pengenalan AI dalam pendidikan, praktik penggunaan tools AI untuk penilaian (seperti ChatGPT, Google Forms AI, dan Quizizz AI), serta pendampingan implementasi di kelas. Adapun metode yang digunakan yaitu metode evaluasi yang umum pretest–posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan AI dalam pembuatan assessment. Diharapkan Program ini akan membantu memastikan bahwa para guru mampu menerapkan praktik terbaik untuk meningkatkan kompetensi digital guru, mendorong inovasi pembelajaran, dan mengintegrasikan teknologi AI dalam sistem penilaian di sekolah.
Copyrights © 2026