Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem pertanian melon di Desa Jabon, Kabupaten Jombang melalui penerapan teknologi tepat guna berbasis energi terbarukan dan Internet of Things (IoT). Permasalahan utama mitra adalah ketergantungan terhadap listrik PLN untuk irigasi serta inkonsistensi kualitas buah akibat belum adanya sistem pemantauan lingkungan berbasis data. Untuk menjawab hal tersebut, dirancang dan diimplementasikan sistem irigasi berbasis panel surya (off-grid) serta sistem monitoring kualitas tanah menggunakan sensor NPK 7-in-1 yang mengukur nitrogen, fosfor, kalium, pH, suhu, kelembapan, dan konduktivitas, terintegrasi dengan Raspberry Pi melalui protokol Modbus RTU (RS485). Hasil pengujian lapangan menunjukkan bahwa seluruh perangkat keras, perangkat lunak, dan komunikasi sensor untuk memantau kualitas tanah dapat beroperasi stabil pada kondisi budidaya nyata, sementara data lingkungan dapat ditampilkan secara real-time dengan akurasi yang dapat diterima. Sistem panel surya berkapasitas 555 Wp mampu menyuplai daya irigasi secara mandiri, sehingga penerapan teknologi ini menurunkan biaya operasional, meningkatkan efisiensi energi, dan mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model replikasi untuk pengembangan pertanian cerdas berbasis energi bersih di daerah lain.
Copyrights © 2026