UMKM di wilayah sekitar Kampus ITS, khususnya Kelurahan Gebang Putih, memiliki peran yang penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan mahasiswa. Namun sebagian besar UMKM masih menghadapi berbagai permasalahan dalam operasional usaha sehari-hari. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memetakan proses bisnis UMKM dan permasalahan yang dihadapi UMKM secara komprehensif dengan menggunakan pendekatan proses bisnis yaitu Computer Integrated Manufacturing Open System Architecture (CIMOSA). Hasil pemetaan dengan pendekatan CIMOSA yang kemudian divalidasi melalui FGD menunjukkan bahwa terdapat dua kebutuhan prioritas permasalahan yang dihadapi UMKM yaitu pencatatan keuangan dan kualitas stok atau layanan. Kemudian dari hasil tersebut, tim merumuskan pendampingan UMKM di Kelurahan Gebang Putih melalui sosialisasi digitalisasi keuangan melalui penggunaan QRIS dan pencatatan transaksi sederhana, serta peningkatan kualitas produk atau layanan dan operasional melalui penerapan prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Tim menyusun materi pendampingan yang dirancang secara langsung untuk menjawab kebutuhan riil UMKM di Kelurahan Gebang Putih. Dengan demikian, pemetaan UMKM di Kelurahan Gebang Putih dengan pendekatan model CIMOSA dapat secara efektif membantu mengidentifikasi kebutuhan spesifik UMKM dan menghasilkan intervensi pendampingan yang tepat sasaran.
Copyrights © 2026