Koneksi
Vol. 10 No. 1 (2026): Koneksi

Representasi Toxic Masculinity Pada Film Monster (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure)

Wicaksono, Raihan Zahran (Unknown)
Winduwati, Septia (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2026

Abstract

In mass communication research, films are often recognized as a powerful medium for conveying social and cultural messages to audiences. As a form of visual communication, films serve not only as entertainment but also as a platform that reflects societal realities, including family dynamics and gender roles. This study applies mass communication theory, focusing on film as a medium, alongside family communication theory, and employs a qualitative descriptive approach using discourse analysis based on Ferdinand de Saussure’s semiotic theory to interpret the meanings embedded in the visual and verbal symbols within the film. The primary objective of this study is to examine how the film portrays the construction of toxic masculinity and how dysfunctional family communication dynamics reinforce harmful masculine behaviors. By applying family communication theory, this research explores the role of communication in shaping gender identities and how family communication patterns influence the development of social behaviors. The findings of this study illustrate how the culture of toxic masculinity in dysfunctional families shapes behavioral patterns that portray men as dominant figures, emphasizing masculinity from the perspective of mass communication. Dalam kajian komunikasi massa, film sering dipandang sebagai salah satu bentuk media yang efektif dalam menyampaikan pesan sosial dan budaya kepada audiens. Sebagai produk komunikasi visual, film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium yang dapat merepresentasikan realitas sosial, termasuk dinamika hubungan keluarga dan konstruksi gender. Penelitian ini menggunakan teori Komunikasi massa dengan film sebagai produknya, komunikasi keluarga, dan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif  deskriptif dengan metode analisis wacana berdasarkan teori semiotika Ferdinand de Saussure untuk menggali makna yang terkandung dalam simbol-simbol visual dan verbal dalam film. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana film tersebut menggambarkan konstruksi maskulinitas yang toksik, serta bagaimana dinamika komunikasi dalam keluarga disfungsional memperkuat perilaku-perilaku maskulin yang destruktif. Dengan menggunakan teori komunikasi keluarga, penelitian ini mengeksplorasi peran komunikasi dalam membentuk identitas gender dan bagaimana pola komunikasi dalam keluarga mempengaruhi pembentukan perilaku sosial. Hasil penelitian ini merepresentasikan bagaimana budaya toxic masculinity dalam keluarga disfungsional dapat membentuk pola perilaku yang mencerminkan gambaran laki-laki sebagai sosok dominan, yang memperkuat maskulinitas dari perspektif komunikasi massa.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

koneksi

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Koneksi (E-ISSN : 2598 - 0785) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Koneksi are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication ...