Dusun Batu Badiri merupakan salah satu Dusun dari Desa Hatu yang terletak di Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Berdasarkan hasil survei lapangan, masyarakat Dusun Batu Badiri masih mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Ketika memasuki musim kemarau, sebagian masyarakat membeli air tangki agar pasokan air bisa terpenuhi. Penggunaan air digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan unit usaha batu bata yang ada di Dusun Batu Badiri. Berdasarkan masalah tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat Jurusan Teknik Geologi Universitas Pattimura melakukan pemetaan potensi airtanah menggunakan metode geolistrik di Dusun Batu Badiri. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mengidentifikasi kedalaman airtanah berdasarkan pengukuran geolistrik dan membuat peta potensi airtanah di wilayah Dusun Batu Badiri. Tahapan kegiatan pengabdian terdiri dari 5 tahapan, yaitu 1) persiapan, 2) pengukuran geolistrik, 3) pengolahan data geolistrik, 4) pembuatan peta potensi airtanah, dan 5) sosialisasi. Untuk pengukuran geolistrik menggunakan konfigurasi elektroda Schlumberger di 14 titik lokasi yang sudah ditentukan. Hasil pengukuran geolistrik telah berhasil mengidentifikasi kedalaman airtanah pada rentang kedalaman 5-85 m. Peta potensi airtanah telah berhasil dibuat menggunakan software QGIS dengan menampilkan posisi lokasi pengambilan data geolistrik. Peta tersebut juga dilengkapi dengan titik koordinat dan data kedalaman airtanah. Adanya peta ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Desa Hatu dan masyarakat di wilayah Dusun Batu Badiri dalam menentukan lokasi calon sumur bor yang potensial sebagai sumber air.
Copyrights © 2026