Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI LAJU KOROSI STAINLESS STEEL (SS304) TERLAPISI CAT AGATHA PAINT PADA MEDIUM NACL 3,5% Stevi Silahooy; Delpina Nggolaon
Science Map Journal Vol 5 No 1 (2023): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol5issue1pp19-22

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan studi laju korosi dari Stainless steel (SS304) terlapisi cat agatha paint pada medium NaCl 3,5%. Penelitian ini akan dijadikan sebagai data primer dalam melakukan penelitian berkelanjutan. Pengujian laju korosi dari Stainless steel (SS304) menggunakan metode analisis tafel berbantuan alat potensiometer. Hasil penelitian menunjukan bahwa laju korosi sebesar 0.002 mmpy dengan arus korosi dan tegangan korosi yang diperoleh sebesar 200.820nA dan -229.800mV.
Ekstraksi dan Karakterisasi Senyawa Besi Oksida dari Batuan Vulkanik Pulau Ambon menggunakan Metode Kopresipitasi Gede Wiratma Jaya; Delpina Nggolaon; Nikmans Hattu
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.159-169.2024

Abstract

Senyawa besi oksida pada batuan vulkanik Pulau Ambon memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai material maju di masa depan. Untuk memanfaatkan potensi tersebut diperlukan sebuah usaha dengan cara mengekstraksi senyawa besi oksida. Pada penelitian ini metode kopresipitasi digunakan untuk mengekstraksi senyawa besi oksida. Hasil ekstraksi kemudian dikarakterisasi menggunakan beberapa instrumen seperti X-Ray Fluorescence (XRF), X-Ray Diffraction (XRD), dan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil karakterisasi menunjukkan senyawa besi oksida yang dihasilkan memiliki tingkat kemurnian dibawah 50%. Fasa mineral oksida yang terdeteksi dari data XRD adalah magnetit (Fe3O4), maghemit (-Fe2O3), dan hematit (-Fe2O3). Ukuran kristal secara rata-rata dibawah 15 nm dengan ukuran partikel rata-rata diatas 700 nm. Struktur morfologi permukaan terdapat aglomerasi dengan bentuk permukaan yang bulat. Hasil ini menunjukkan metode kopresipitasi telah berhasil mendapatkan senyawa besi oksida dari batuan vulkanik Pulau Ambon.
Pembuatan Peta Potensi Airtanah Di Dusun Batu Badiri Sebagai Upaya Menuju Ketahanan Air Gede Wiratma Jaya; Afifah Thohirah; Aditya Ramadhan; Samsul Bahri; Zulfiah; Delpina Nggolaon; Stevi Silahooy
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Mei
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i2.515

Abstract

Dusun Batu Badiri merupakan salah satu Dusun dari Desa Hatu yang terletak di Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Berdasarkan hasil survei lapangan, masyarakat Dusun Batu Badiri masih mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Ketika memasuki musim kemarau, sebagian masyarakat membeli air tangki agar pasokan air bisa terpenuhi. Penggunaan air digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan unit usaha batu bata yang ada di Dusun Batu Badiri. Berdasarkan masalah tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat Jurusan Teknik Geologi Universitas Pattimura melakukan pemetaan potensi airtanah menggunakan metode geolistrik di Dusun Batu Badiri. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mengidentifikasi kedalaman airtanah berdasarkan pengukuran geolistrik dan membuat peta potensi airtanah di wilayah Dusun Batu Badiri. Tahapan kegiatan pengabdian terdiri dari 5 tahapan, yaitu 1) persiapan, 2) pengukuran geolistrik, 3) pengolahan data geolistrik, 4) pembuatan peta potensi airtanah, dan 5) sosialisasi. Untuk pengukuran geolistrik menggunakan konfigurasi elektroda Schlumberger di 14 titik lokasi yang sudah ditentukan. Hasil pengukuran geolistrik telah berhasil mengidentifikasi kedalaman airtanah pada rentang kedalaman 5-85 m. Peta potensi airtanah telah berhasil dibuat menggunakan software QGIS dengan menampilkan posisi lokasi pengambilan data geolistrik. Peta tersebut juga dilengkapi dengan titik koordinat dan data kedalaman airtanah. Adanya peta ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Desa Hatu dan masyarakat di wilayah Dusun Batu Badiri dalam menentukan lokasi calon sumur bor yang potensial sebagai sumber air.