Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan merumuskan strategi yang efektif untuk meningkatkan pengawasan obat dan makanan yang dilakukan oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Gorontalo. Peningkatan peredaran produk ilegal dan tidak memenuhi standar menjadi tantangan utama yang memerlukan pendekatan sistematis. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan mengintegrasikan empat metode analisis utama, yaitu Analisis SWOT, siklus PDCA, diagram Fishbone, dan Pohon Keputusan. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun BPOM Gorontalo memiliki kekuatan internal seperti komitmen staf dan jejaring yang luas, mereka juga menghadapi kelemahan seperti keterbatasan anggaran dan SDM. Penelitian ini juga menemukan adanya peluang eksternal berupa dukungan masyarakat dan pemerintah lokal yang dapat dimanfaatkan, di sisi lain, ancaman seperti maraknya peredaran produk daring ilegal harus diantisipasi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan strategi prioritas, termasuk peningkatan kolaborasi dengan pihak terkait, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyajikan rekomendasi strategis yang komprehensif dan terukur bagi BPOM Gorontalo untuk meningkatkan kinerja pengawasan mereka secara efektif dan berkelanjutan, guna melindungi kesehatan masyarakat Gorontalo.
Copyrights © 2026