Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) merupakan bentuk kecemasan sosial yang muncul akibat ketakutan individu tertinggal dari informasi, tren, maupun aktivitas yang sedang berlangsung di media sosial. Dalam konteks penggemar idola Korea, FoMO tidak hanya mendorong individu untuk terus mengikuti perkembangan idolanya, tetapi juga memicu perilaku konsumtif, fanatisme berlebihan, hingga kecenderungan tasyabbuh. Intensitas penggunaan media sosial yang tinggi turut berdampak pada kehidupan sosial dan spiritual penggemar, seperti berkurangnya interaksi nyata, munculnya perilaku boros, serta kelalaian dalam menjalankan ibadah. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena FoMO terhadap idola Korea dalam perspektif hadis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber primer berupa kitab hadis, kitab syarah, dan kitab rijal al-hadis, sedangkan sumber sekunder meliputi buku, artikel ilmiah, berita daring, dan video YouTube yang relevan dengan kajian FoMO. Penelitian menggunakan metode maudhu’i konseptual, yaitu menghimpun hadis-hadis yang setema dengan objek kajian, menelusuri sumber hadis, serta menjelaskan kandungannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku FoMO terhadap idola Korea memberikan dampak negatif berupa perilaku boros, fanatik, kurang bersosialisasi, melakukan hal tidak bermanfaat, dan melalaikan ibadah. Hadis-hadis Nabi SAW melarang perilaku tersebut sehingga FoMO yang mengarah pada dampak negatif tidak diperbolehkan. Penelitian ini juga menemukan lima hadis yang dapat dijadikan solusi dalam mengatasi perilaku FoMO pada penggemar idola Korea.
Copyrights © 2026