Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat nelayan Desa Kaduara Timur, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, mengenai strategi pengembangan bisnis nelayan melalui optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Permasalahan utama mitra adalah belum optimalnya pemanfaatan potensi perikanan lokal karena usaha nelayan masih cenderung berjalan secara individual, belum terintegrasi dalam kelembagaan ekonomi desa, serta masih terbatasnya pemahaman masyarakat terhadap fungsi BUMDes, kerja sama usaha, pengelolaan keuangan, akuntansi sederhana, dan pengawasan usaha. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya nilai tambah hasil perikanan dan belum maksimalnya kontribusi sektor nelayan terhadap peningkatan pendapatan desa. Kegiatan dilaksanakan secara luring melalui ceramah interaktif, diskusi, brainstorming, pre-test, post-test, evaluasi, dan pendampingan lanjutan. Materi pelatihan mencakup pentingnya berserikat, konsep syirkah, definisi dan landasan hukum BUMDes, strategi membangun BUMDes yang sehat, pengembangan bisnis nelayan, pencatatan keuangan, transparansi, akuntabilitas, serta pengawasan usaha desa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator. Pemahaman tentang pentingnya berserikat meningkat dari 55,7 menjadi 87,3; definisi BUMDes dari 83,5 menjadi 95,7; landasan hukum BUMDes dari 45,4 menjadi 92,6; langkah membangun BUMDes sehat dari 35,7 menjadi 87,3; dan peran akuntansi dari 75,8 menjadi 90,5. Dengan demikian, kegiatan ini efektif meningkatkan literasi masyarakat nelayan dan mendorong BUMDes sebagai instrumen strategis penguatan ekonomi lokal, peningkatan nilai tambah produk perikanan, perluasan kerja sama usaha, serta peningkatan pendapatan desa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026