Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan work-life balance terhadap kinerja pegawai di era digital pada ATR/BPN Kabupaten Luwu Timur. Perkembangan digitalisasi dalam pelayanan publik menyebabkan meningkatnya tuntutan pekerjaan serta perubahan pola kerja pegawai, sehingga diperlukan pengelolaan beban kerja dan keseimbangan kehidupan kerja yang baik guna meningkatkan kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 50 responden yang merupakan pegawai ATR/BPN Kabupaten Luwu Timur. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,003 < 0,05. Variabel work-life balance juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Secara simultan, beban kerja dan work-life balance berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di era digital. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan kinerja pegawai sebesar 39,2%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, pengelolaan beban kerja dan penerapan work-life balance yang baik menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai pada instansi pemerintah di era digital.
Copyrights © 2026